Moderasi Beragama Sebagai Budaya Institusional Di Madrasah Berbasis Pesantren

Authors

  • Nihayah Kholidatul Fauziyah Universitas Islam Negri Prof K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Muh Hanif Universitas Islam Negri Prof K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.62387/naafi.v2i3.438

Keywords:

Religious Moderation, Institutional Culture, Pesantren-Based Madrasahs, Madrasahs, Sociology of Education

Abstract

Artikel ini dirancang untuk mengkaji moderasi beragama sebagai budaya institusional di madrasah tsanawiyah berbasis pesantren dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa moderasi beragama menjadi budaya institusional ketika nilai tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i‘tidal hadir dalam aturan, pembelajaran, keteladanan, serta interaksi sosial madrasah. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga bukti empiris: integrasi nilai moderasi dalam kurikulum, kegiatan keagamaan, dan tata tertib.; praktik guru dan pembina dalam merespons perbedaan pendapat keagamaan siswa.; serta kegiatan madrasah yang membangun dialog, kepedulian sosial, dan anti-ekstremisme.. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada moderasi beragama, budaya institusional, dan madrasah berbasis pesantren sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekadar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.

Published

2026-06-16

How to Cite

Fauziyah, N. K., & Hanif, M. (2026). Moderasi Beragama Sebagai Budaya Institusional Di Madrasah Berbasis Pesantren. NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 2(3), 536–545. https://doi.org/10.62387/naafi.v2i3.438